« A CALL TO BE RADICAL: LIVING THE SENT OUT LIFESTYLEA CALL TO BE RADICAL: Live out the cross in everyday living. »

4 comments

Comment from: Dance [Visitor]

Salib seharusnya menjadi dasar untuk setiap eksistensi hidup kita. Kita ompong, ga punya kemampuan untuk menyerang & kalo pun kita nyerang, selalu salah sasaran! Karena kita ga pulang pada salib Kristus. Thx banget kk karena ini yang harus jadi kesadaran buat gw secara pribadi.

September 04, 2008 @ 4:00 am
Comment from: Yonas Rahendanu [Visitor] Email

Shalom,


Thnaks buat perenungannya bang Jo, ada yang baru yang saya dapat, SALIB=Kebebasan bukan semata penderitaan, sungguh ini merupakan pemahaman yang baru mengenai 'memikul salib'.


"Jadi pertanyaannya adalah apakah kita mempunyai kebebasan untuk melakukan kehendal Tuhan tanpa dihalangi oleh keinginan kita sendiri atau kepentingan kita"


Kutipan di atas akan menjadi perenungan tersendiri.


terima kasih atas berkat yang saya terima dari tulisan ini


God Bless

August 26, 2008 @ 9:34 pm
Comment from: wahyoe [Visitor]

ya... semoga Indonesia mendengar tentang ini kak JO,..
karena sepertinya Indonesia sedang 'musim' menghancurkan sesama atas nama TUHAN, dengan melakukannya mereka merasa telah membela martabat TUHAN.. Pertanyaannya adalah siapa yang lebih layak membela siapa? Ternyata manusia Indonesia masih banyak yang merasa lebih hebat dari TUHAN makanya mereka membela TUHAN.. haha.. ironis.. mereka merasa menghormati Sang Pencipta sementara mereka merusak hubungan dengan ciptaanNya yang paling mulia (baca: sesamanya)atas nama TUHAN.. artikel kak jo mengangkat sebuah prinsip besar bahkan tentang yang utama dan terutama yang telah lama 'dikuburkan' oleh roh agamawi yang sangat-sangat daging.. keduanya memang harus berjalan dengan selaras karena keduanya adalah yang utama dan terutama..

terimakasih telah mengingatkan kak, saya akan mencoba mempraktekkannya lg di keluarga dengan lebih baik..




regards,

August 21, 2008 @ 9:17 pm
Comment from: Laura Lumenta Sopa [Visitor]

shalom...


Thx u untuk kekuatan yang baru...


Didalam KRISTUS - kita tidak ada apa apanya....
Di atas kayu salib YESUS telah mempersatukan kita dengan Tuhan, dan dengan sesama.. DAHSYAT....



Amen..

August 20, 2008 @ 10:55 am

Leave a comment


Your email address will not be revealed on this site.
(Name, email & website)
(Allow users to contact you through a message form (your email will not be revealed.)