PANGGILAN UNTUK MENJADI RADIKAL: KESEIMBANGAN DALAM KARAKTER DAN KUASA
September 9, 2008Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan. Matius
Pemuridan selalu dimulai dengan panggilan. Panggilan Tuhan adalah hal yang mutlak bagi kita. Alkitab berkata dalam kitab Mazmur 50:1 bahwa dari terbitnya matahari sampai terbenamnya Tuhan memanggil bumi. Tuhan ingin menjadikan semua bangsa muridNya, Tuhan berkehendak supaya seluruh bumi menjadi muridnya. Untuk itu Dia mau bumi memberikan respon pada panggilanNya.
Siapapun yang meresponi akan diberiNya kuasa atau wibawa untuk menjadi anakNya dan juga kuasa untuk menjadi muridNya dalam menolong orang lain supaya terlepas dari belenggu roh-roh jahat.
Kuasa adalah bagian yang Tuhan akan berikan bagi kita dan kuasa itu Tuhan berikan bagi kita untuk digunakan bagi hal-hal yang baik, membangun ataupun yang positif bagi kerajaan Tuhan. Kuasa bagaimanapun juga harus diimbangi dengan karakter. Sebab kuasa tanpa karakter dapat menghancurkan pribadi orang yang memilikinya dan juga menghancurkan kehidupan orang-orang disekitarnya. Untuk itu dalam pemuridan keseimbangan antara karakter dan kuasa adalah hal yang luar biasa penting.
Karakter seseorang yang bertumbuh dalam proses pemuridan akan menjadikan orang tersebut murid yang melayani dengan kuasa yang membangun, menghidupkan dan mendahulukan orang lain dan tidak mencari kepentingan diri sendiri yang sia-sia.
Mari dalam minggu ini kita melihat bagaimana kita menggunakan kuasa, karunia ataupun talenta yang Tuhan berikan bagi kita untuk kepentingan siapa.
Mulailah menggunakan kemampuan saudara yang Tuhan percayakan pada kita untuk membangun dan memberikan manfaat buat orang-orang yang membutuhkan. Kalau kita menggunakan bahasa yang lebih sederhana adalah BAGIKANLAH APA YANG ADA PADAMU supaya Tuhan memberikan kepadamu apa yang tidak ada padamu..
Selamat hidup berbagi dalam kuasa Tuhan.
PANGGILAN RADICAL: Menyerang Kemunafikan
September 2, 2008Sementara itu beribu-ribu orang banyak telah berkerumun, sehingga mereka berdesak-desakan. Lalu Yesus mulai mengajar, pertama-tama kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Waspadalah terhadap ragi, yaitu kemunafikan orang Farisi. ALkitab.
Yesus selalu focus dalam pemuridannya pada kekuatan batiniah. Yesus selalu menekankan pentingnya manusia batin lebih dari manusia lahiriah. Walaupun bukan berarti Yesus tidak seimbang dalam pengajaranNya.
Ada satu hal yang Yesus tekankan dalam proses pemuridan yaitu kita harus menyerang kemunafikan. Kemunafikan di sini ditujukan secara spesifik pada jenis kemunafikan orang Yahudi. Kemunafikan Yahudi adalah kemunafikan yang bertopeng kegiatan agamawi atau spiritual.
Ancaman terbesar orang percaya adalah menjadi munafik. Apa sih kemunafikan itu?
Kemunafikan sebenarnya berarti kebenaran yang palsu (false kind of righteousness). Artinya sesuatu yang kelihatannya benar tapi palsu. Kata dasar dari kemunafikan di ambil dari istilah yang dipakai oleh orang-orang yang berjalan berkeliling mementaskan drama, di mana karena keterbatasan pemain telah membuat mereka harus melakukan peran ganda dengan menggunakan TOPENG. Jadi kemunafikan adalah orang-orang yang menggunakan topeng untuk memberikan impresi yang bertentangan dengan yang sebenarnya.
Karena pemuridan adalah proses pertukaran kehidupan maka menggunakan topeng adalah hal yang tidak dapat dikerjakan hal itu adalah seperti ragi yang akan mengkhamiri semua adonan yang baik dalam pembentukan karakter yang benar.
Mari kita mulai menyerang kemunafikan dengan menanggalkan topeng kita, jadilah diri kita apa adanya di dalam Tuhan, setelah itu ijinkan terang Tuhan menerobosi kehidupan batin kita sehingga tidak ada kegelapan lagi di dalamnya.
Setelah kedua hal di atas kita kerjakan berdoalah kiranya takut akan Tuhan menguasai hati kita. Karena hanya dengan jalan itulah kita akan sungguh-sungguh keluar dari kemunafikan.
Dalam minggu ini mari kita menyerang kemunafikan dalam diri kita sendiri. Ijinkan terang Tuhan menyinari hati anda yang paling dalam.
Selamat datang di Pemuridan.
A CALL TO BE RADICAL: Attacking Hypocrisy.
September 2, 2008Meanwhile, when a crowd of many thousands had gathered, so that they were trampling on one another, Jesus began to speak first to his disciples, saying: "Be on your guard against the yeast of the Pharisees, which is hypocrisy. The Book.
In making disciples Jesus always focused on inner strength. He always stressed the important of inner man compare to outside appearance although it does not mean that He was not balance in His teaching.
There is one thing that Jesus pointed out in making disciples process and that is Hypocrisy. I this case we need to understand that Jesus specifically pointed out the hypocrisy in relation to the Pharisees. What he is trying to tell us is that hypocrisy can come in the form of religious or spiritual.
The greatest threat to the believers is to be hypocrite. What is hypocrisy? The real meaning is actually ‘false kind of righteousness). It means there something looked like it is true but is actually false. The root word of hypocrisy is taken from a group of people who were going around from city to city to perform a drama, because there are often short of personnel that is why some of them wearing some masks to make a difference of the part that they play. SO hypocrisy is people who wear mask to give false impressions about themselves before the people.
Because discipleship is a process of exchange life that is why is impossible to use mask in that process, is like yeast that a woman took and mixed into a large amount of flour until it worked all through the good dough which is reflect the true character formation.
Let us all attack hypocrisy by taking off our mask and becoming ourselves just the way we are in The Lord and then we will allow the light of the Lord breakthrough our inner man so there are no room for the darkness in our lives.
After taking those two steps we need to pray that the fear of the Lord will rule and reign in our heart. Because only with that way we will come out from hypocrisy.
In this week let us all attack hypocrisy in us. And let the light of the Lord shining in our deepest heart. Welcome to discipleship.